Kembali  

Aneksasi Papua Barat - kronologis singkat

Download Ringkasan Laporan Drooglever
atau klik tombol Referensi

17 Agustus 1945: Proklamasi kemerdekaan dari Indonesia
Oleh Sukarno dan Hatta (Dua hari setelah Jepang menyerah).

Akhir 1945 hingga awal 1948: Periode Bersiap
Dengan tidak adanya otoritas, setelah Jepang menyerah, ribuan warga Indo-Eropa, China dan Belanda dibunuh oleh ratusan kelompok revolusioner.
Belanda mulai tindakan polisi: yang pertama pertengahan 1947, yang kedua akhir 1948.

15 November 1946: Konferensi Linggarjati
Kesepakatan politik: pembentukan Uni Belanda-Indonesia antara Belanda dan Negara Bersatu Indonesia. Segera setelah transmisi kedaulatan dari IndiŽ-Belanda ke Indonesia pada tahun 1949, negara digulung dan tunduk pada otoritas Jakarta.

22 Agustus 1949 hingga 2 November 1949: Konferensi Meja Bundar di Den Haag
27 Desember 1949: Transfer dari Kedaulatan di Amsterdam dan Batavia

Papua Barat tetap merupakan wilayah luar negeri Belanda dengan kebijakan:
penentuan nasib sendiri bagi Papua.

Antara akhir tahun 1957 dan pertengahan 1962: Pengambilalihan harta Belanda
Senilai 4,5 milyar gulden dalam menanggapi penolakan Belanda mengakui kedaulatan Indonesia atas Papua Barat. Keberangkatan memaksa semua Belanda dari Indonesia.
Bulan September 1966: Pembayaran reparasi
Setuju reparasi oleh Indonesia dari 600 juta gulden dalam 30 tahun dengan 1% bunga; dari tahun 1973 sampai dengan dan masuk tahun 2003.

14 Desember 1960: Declaration on the Granting of Independence to Colonial Countries and Peoples. UN General Assembly Resolution 1514.
Rencana Luns ditransformasikan oleh PBB penjajahan oleh Belanda untuk melaksanakan oleh Indonesia.

1 Desember 1961: Mengangkat pertama bendera, Bintang Kejora
Setelah pembentukan awal dari Dewan New Guinea pada April 5, 1961.

15 Agustus 1962: Perjanjian New York
Perdamaian Accord, yang dirancang oleh diplomat Ellsworth Bunker, antara Belanda, Indonesia dan PBB. Tanpa komitmen Dewan New Guinea.
Enam bulan governance PBB (UNTEA) tentang Papua Barat.
Pada 1 Mei 1963 adalah Papua Barat di bawah pemerintahan Indonesia dengan janji referendum pada tahun 1969.

Bulan Mei 1969: Perjanjian Roma antara Belanda dan Indonesia.
Belanda memungkinkan pemantauan pelaksanaan referendum sepenuhnya ke PBB.

Bulan Juli-Agustus 1969:
Indonesia menempatkan referendum di Papua Barat ke tangan mereka sendiri.

19 November 1969: UN General Assembly Resolution 2504
PBB setuju dengan hasil referendum direkayasa oleh Indonesia di Papua Barat. Tanpa protes dari Belanda.

  Kembali